Perbedaan Bio Protocol dan BENQI: Bio Protocol diperdagangkan di Rp513,07 (kapitalisasi pasar Rp1,15T, volume 24 jam Rp256,3M), sedangkan BENQI diperdagangkan di Rp20,26 (kapitalisasi pasar Rp147,78M, volume 24 jam Rp8,25M). Perbedaan utamanya: Bio Protocol jauh lebih besar — sekitar 7,8× kapitalisasi pasar BENQI, dan suplai beredar Bio Protocol 2,2B / 3,3B BIO (68%) dibanding 7,2B / 7,2B QI (100%) milik BENQI. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bio Protocol selama 16 Hari dan BENQI selama 48 Hari.
| BIO | QI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,15T | Rp147,78M |
Volume (24h) | Rp256,3M | Rp8,25M |
Suplai yang Beredar | 2,2B / 3,3B BIO (68%) | 7,2B / 7,2B QI (100%) |
Typical Hold Time | 16 Hari | 48 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
BIO Protocol memungkinkan komunitas ilmuwan, pasien, dan investor di seluruh dunia untuk bersama-sama mendanai, membangun, dan memiliki obat dan terapi baru melalui jaringan Biotech Decentralized Autonomous Organizations (BioDAOs). Pendekatan inovatif ini bertujuan untuk mengatasi kekurangan dalam pendanaan ilmiah yang sebelumnya, terutama di bidang penyakit langka, penelitian usia panjang, dan tantangan kesehatan lainnya.
Selengkapnya di halaman BIO →BENQI adalah pasar likuiditas terdesentralisasi non-kustodial serta protokol liquid staking yang dibangun di atas jaringan smart contract Avalanche berkecepatan tinggi. Protokol pinjam meminjam memungkinkan pengguna untuk meminjam atau mendapatkan bunga dari aset digital mereka. Protokol Liquid Staking menyediakan akses untuk efisiensi modal, memberikan pengguna kesempatan untuk membuka kunci AVAX yang mereka “staked“ untuk digunakan pada protokol Keuangan Terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman QI →