Perbedaan Bio Protocol dan Ordinals: Bio Protocol diperdagangkan di Rp515,76 (kapitalisasi pasar Rp1,16T, volume 24 jam Rp252,63M), sedangkan Ordinals diperdagangkan di Rp64.222 (kapitalisasi pasar Rp1,34T, volume 24 jam Rp274,95M). Perbedaan utamanya: Ordinals lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Bio Protocol 2,2B / 3,3B BIO (68%) dibanding 21M / 21M ORDI (100%) milik Ordinals. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bio Protocol selama 16 Hari dan Ordinals selama 35 Hari.
| BIO | ORDI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,16T | Rp1,34T |
Volume (24h) | Rp252,63M | Rp274,95M |
Suplai yang Beredar | 2,2B / 3,3B BIO (68%) | 21M / 21M ORDI (100%) |
Typical Hold Time | 16 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
BIO Protocol memungkinkan komunitas ilmuwan, pasien, dan investor di seluruh dunia untuk bersama-sama mendanai, membangun, dan memiliki obat dan terapi baru melalui jaringan Biotech Decentralized Autonomous Organizations (BioDAOs). Pendekatan inovatif ini bertujuan untuk mengatasi kekurangan dalam pendanaan ilmiah yang sebelumnya, terutama di bidang penyakit langka, penelitian usia panjang, dan tantangan kesehatan lainnya.
Selengkapnya di halaman BIO →Protokol Ordinals menuliskan informasi ke setiap satoshi (juga dikenal sebagai sat, unit terkecil Bitcoin), seperti teks, gambar, audio, video, dll. Karena batasan ukuran blok Bitcoin, informasi utama untuk inscription (minting) Bitcoin berupa teks dan gambar, dalam bentuk NFT dan token.
Selengkapnya di halaman ORDI →