Perbedaan Bio Protocol dan AINFT: Bio Protocol diperdagangkan di Rp512,92 (kapitalisasi pasar Rp1,15T, volume 24 jam Rp256,3M), sedangkan AINFT diperdagangkan di Rp0,0048877 (kapitalisasi pasar Rp4,82T, volume 24 jam Rp128,9M). Perbedaan utamanya: AINFT jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar Bio Protocol, dan suplai beredar Bio Protocol 2,2B / 3,3B BIO (68%) dibanding 990,1T / 1.000T NFT (100%) milik AINFT. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bio Protocol selama 16 Hari dan AINFT selama 18 Hari.
| BIO | NFT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,15T | Rp4,82T |
Volume (24h) | Rp256,3M | Rp128,9M |
Suplai yang Beredar | 2,2B / 3,3B BIO (68%) | 990,1T / 1.000T NFT (100%) |
Typical Hold Time | 16 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
BIO Protocol memungkinkan komunitas ilmuwan, pasien, dan investor di seluruh dunia untuk bersama-sama mendanai, membangun, dan memiliki obat dan terapi baru melalui jaringan Biotech Decentralized Autonomous Organizations (BioDAOs). Pendekatan inovatif ini bertujuan untuk mengatasi kekurangan dalam pendanaan ilmiah yang sebelumnya, terutama di bidang penyakit langka, penelitian usia panjang, dan tantangan kesehatan lainnya.
Selengkapnya di halaman BIO →NEFTiPEDiA adalah marketplace yang menyediakan tempat terdesentralisasi untuk menjual karya seni digital, multimedia, dan berbagai aset bernilai lainnya.
Selengkapnya di halaman NFT →