Perbedaan Bio Protocol dan Jito: Bio Protocol diperdagangkan di Rp516 (kapitalisasi pasar Rp1,16T, volume 24 jam Rp252,63M), sedangkan Jito diperdagangkan di Rp11.775 (kapitalisasi pasar Rp5,81T, volume 24 jam Rp915,85M). Perbedaan utamanya: Jito jauh lebih besar — sekitar 5× kapitalisasi pasar Bio Protocol, dan suplai Bio Protocol dibatasi (2,2B / 3,3B BIO (68%)), sedangkan Jito terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bio Protocol selama 16 Hari dan Jito selama 28 Hari.
| BIO | JTO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,16T | Rp5,81T |
Volume (24h) | Rp252,63M | Rp915,85M |
Suplai yang Beredar | 2,2B / 3,3B BIO (68%) | 493,9M JTO |
Typical Hold Time | 16 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
BIO Protocol memungkinkan komunitas ilmuwan, pasien, dan investor di seluruh dunia untuk bersama-sama mendanai, membangun, dan memiliki obat dan terapi baru melalui jaringan Biotech Decentralized Autonomous Organizations (BioDAOs). Pendekatan inovatif ini bertujuan untuk mengatasi kekurangan dalam pendanaan ilmiah yang sebelumnya, terutama di bidang penyakit langka, penelitian usia panjang, dan tantangan kesehatan lainnya.
Selengkapnya di halaman BIO →Jito Network adalah kontributor utama di ekosistem Solana melalui liquid staking pool JitoSOL dan koleksi produk MEV. Dengan Jito, pengguna dapat melakukan staking token SOL mereka melalui Jito Stake Pool, lalu menerima token JitoSOL, yang merupakan aset unik yang tidak hanya memiliki likuiditas tetapi juga menggabungkan reward staking dan reward MEV.
Selengkapnya di halaman JTO →