Perbedaan Bio Protocol dan Impossible Cloud Network: Bio Protocol diperdagangkan di Rp515,4 (kapitalisasi pasar Rp1,16T, volume 24 jam Rp252,63M), sedangkan Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.839 (kapitalisasi pasar Rp720,24M, volume 24 jam Rp45,78M). Perbedaan utamanya: Bio Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Bio Protocol 2,2B / 3,3B BIO (68%) dibanding 253M / 700M ICNT (37%) milik Impossible Cloud Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bio Protocol selama 16 Hari dan Impossible Cloud Network selama 3 Hari.
| BIO | ICNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,16T | Rp720,24M |
Volume (24h) | Rp252,63M | Rp45,78M |
Suplai yang Beredar | 2,2B / 3,3B BIO (68%) | 253M / 700M ICNT (37%) |
Typical Hold Time | 16 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
BIO Protocol memungkinkan komunitas ilmuwan, pasien, dan investor di seluruh dunia untuk bersama-sama mendanai, membangun, dan memiliki obat dan terapi baru melalui jaringan Biotech Decentralized Autonomous Organizations (BioDAOs). Pendekatan inovatif ini bertujuan untuk mengatasi kekurangan dalam pendanaan ilmiah yang sebelumnya, terutama di bidang penyakit langka, penelitian usia panjang, dan tantangan kesehatan lainnya.
Selengkapnya di halaman BIO →Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →