Perbedaan Biconomy dan 0x Protocol: Biconomy diperdagangkan di Rp244,38 (kapitalisasi pasar Rp242,1M, volume 24 jam Rp75,04M), sedangkan 0x Protocol diperdagangkan di Rp1.552 (kapitalisasi pasar Rp1,31T, volume 24 jam Rp70,56M). Perbedaan utamanya: 0x Protocol jauh lebih besar — sekitar 5,4× kapitalisasi pasar Biconomy, dan suplai 0x Protocol dibatasi (848,4M / 1B ZRX (85%)), sedangkan Biconomy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Biconomy selama 35 Hari dan 0x Protocol selama 135 Hari.
| BICO | ZRX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp242,1M | Rp1,31T |
Volume (24h) | Rp75,04M | Rp70,56M |
Suplai yang Beredar | 1B BICO | 848,4M / 1B ZRX (85%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 135 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Biconomy adalah protokol relayer multichain yang bertujuan untuk meningkatkan orientasi pengguna dan pengalaman transaksi pada aplikasi terdesentralisasi (dApps). Singkatnya, Biconomy berfokus pada pengelolaan transaksi dan optimalisasi gas serta dapat menekan biaya gas hingga 40%.
Selengkapnya di halaman BICO →0x adalah protokol infrastruktur yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah berdagang token ERC20 dan aset lainnya di blockchain Ethereum tanpa bergantung pada perantara terpusat seperti bursa cryptocurrency tradisional. Kasus penggunaan untuk protokol 0x mencakup: pasar bergaya eBay untuk barang dan layanan digital, trading desk OTC, fungsi pertukaran untuk protokol DeFi dan pertukaran desentralisasi biasa.
Selengkapnya di halaman ZRX →