Perbedaan Biconomy dan Port3 Network: Biconomy diperdagangkan di Rp486,97 (kapitalisasi pasar Rp493,22M, volume 24 jam Rp705,47M), sedangkan Port3 Network diperdagangkan di Rp23,63 (kapitalisasi pasar Rp15,67M, volume 24 jam Rp28,22M). Perbedaan utamanya: Biconomy jauh lebih besar — sekitar 31,5× kapitalisasi pasar Port3 Network, dan suplai Port3 Network dibatasi (692,9M / 1B PORT3 (70%)), sedangkan Biconomy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Biconomy selama 33 Hari dan Port3 Network selama 10 Hari.
| BICO | PORT3 | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp493,22M | Rp15,67M |
Volume (24h) | Rp705,47M | Rp28,22M |
Suplai yang Beredar | 1B BICO | 692,9M / 1B PORT3 (70%) |
Typical Hold Time | 33 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Biconomy adalah protokol relayer multichain yang bertujuan untuk meningkatkan orientasi pengguna dan pengalaman transaksi pada aplikasi terdesentralisasi (dApps). Singkatnya, Biconomy berfokus pada pengelolaan transaksi dan optimalisasi gas serta dapat menekan biaya gas hingga 40%.
Selengkapnya di halaman BICO →Port3 Network adalah platform Web3 serbaguna yang berfokus pada input dan output data sosial. Platform ini menggabungkan berbagai komponen dan inisiatif untuk mentransformasi jaringan data terdesentralisasi. Inti dari Port3 Network adalah penggunaan AI untuk mengindeks dan menstandarkan data, membangun AI Data Layer yang kuat sebagai fondasi aplikasi Web3. Jaringan data AI terdesentralisasi ini mengumpulkan dan menstandarkan informasi untuk layanan AI dan strategi cerdas, menjadikannya bagian penting bagi proyek-proyek berbasis blockchain.
Selengkapnya di halaman PORT3 →