Perbedaan Biconomy dan Ordinals: Biconomy diperdagangkan di Rp243,12 (kapitalisasi pasar Rp242,1M, volume 24 jam Rp75,04M), sedangkan Ordinals diperdagangkan di Rp64.696 (kapitalisasi pasar Rp1,34T, volume 24 jam Rp274,95M). Perbedaan utamanya: Ordinals jauh lebih besar — sekitar 5,5× kapitalisasi pasar Biconomy, dan suplai Ordinals dibatasi (21M / 21M ORDI (100%)), sedangkan Biconomy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Biconomy selama 35 Hari dan Ordinals selama 35 Hari.
| BICO | ORDI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp242,1M | Rp1,34T |
Volume (24h) | Rp75,04M | Rp274,95M |
Suplai yang Beredar | 1B BICO | 21M / 21M ORDI (100%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Biconomy adalah protokol relayer multichain yang bertujuan untuk meningkatkan orientasi pengguna dan pengalaman transaksi pada aplikasi terdesentralisasi (dApps). Singkatnya, Biconomy berfokus pada pengelolaan transaksi dan optimalisasi gas serta dapat menekan biaya gas hingga 40%.
Selengkapnya di halaman BICO →Protokol Ordinals menuliskan informasi ke setiap satoshi (juga dikenal sebagai sat, unit terkecil Bitcoin), seperti teks, gambar, audio, video, dll. Karena batasan ukuran blok Bitcoin, informasi utama untuk inscription (minting) Bitcoin berupa teks dan gambar, dalam bentuk NFT dan token.
Selengkapnya di halaman ORDI →