Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Ganesha Tbk (BGTG) vs Sreeya Sewu Indonesia Tbk. (SIPD)

Bank Ganesha TbkTrading
Sreeya Sewu Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Ganesha Tbk dan Sreeya Sewu Indonesia Tbk.: Bank Ganesha Tbk diperdagangkan di Rp110 (kapitalisasi pasar 2,59 T, volume 24 jam 543,6 rb), sedangkan Sreeya Sewu Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp685 (kapitalisasi pasar 1,26 T, volume 24 jam 46,9 rb). Perbedaan utamanya: Bank Ganesha Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Sreeya Sewu Indonesia Tbk., dan Bank Ganesha Tbk lebih aktif diperdagangkan (543,6 rb vs 46,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BGTGSIPD
Kapitalisasi Pasar
2,59 T1,26 T
Volume
543,6 rb46,9 rb
Lot
5,44 rb469
Perputaran
59,52 jt31,41 jt
Harga Rata-rata
109,49669,73
Nilai Transaksi
59,52 jt31,41 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
110685
Volume Ekuilibrium Indikatif
871

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BGTG
Lihat detail
SIPD
Lihat detail

Tentang Bank Ganesha Tbk

P.T. Bank Ganesha Tbk (”the Bank”) was established based on Deed No. 47 dated May 15, 1990 of notary Esther Daniar Iskandar S.H. The Bank started commercial operations on April 30, 1992 when it obtained its business license based on the Decision Letter No. 393/KMK-013/1992 dated April 14, 1992 from the Minister of Finance of the Republic of Indonesia. In accordance with Bank Indonesia’sDecision Letter No. 26/66/KEP/DIR dated September 12, 1995, the Bank is authorized to be a foreign exchange bank.

Selengkapnya di halaman BGTG

Tentang Sreeya Sewu Indonesia Tbk.

PT Sierad Produce Tbk (the Company) was established based on notarial deed No. 17 dated September 6, 1985 of Raden Santoso , notary in Jakarta and has been amenden based on the deed No. 27 dated April 16, 1986. PT. Sierad Produce is a chicken slaughterhouse and meat processing company founded in 1985. With four subsidiaries operating in the same line of business.

Selengkapnya di halaman SIPD