Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Ganesha Tbk (BGTG) vs Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO)

Bank Ganesha TbkTrading
Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Ganesha Tbk dan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.: Bank Ganesha Tbk diperdagangkan di Rp110 (kapitalisasi pasar 2,59 T, volume 24 jam 543,6 rb), sedangkan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. diperdagangkan di Rp384 (kapitalisasi pasar 11,4 T, volume 24 jam 11,9 jt). Perbedaan utamanya: Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4,4× kapitalisasi pasar Bank Ganesha Tbk, dan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. lebih aktif diperdagangkan (11,9 jt vs 543,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BGTGSIDO
Kapitalisasi Pasar
2,59 T11,4 T
Volume
543,6 rb11,9 jt
Lot
5,44 rb118,98 rb
Perputaran
59,52 jt4,55 M
Harga Rata-rata
109,49382,44
Nilai Transaksi
59,52 jt4,55 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
110384
Volume Ekuilibrium Indikatif
874,91 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BGTG
Lihat detail
SIDO
Lihat detail

Tentang Bank Ganesha Tbk

P.T. Bank Ganesha Tbk (”the Bank”) was established based on Deed No. 47 dated May 15, 1990 of notary Esther Daniar Iskandar S.H. The Bank started commercial operations on April 30, 1992 when it obtained its business license based on the Decision Letter No. 393/KMK-013/1992 dated April 14, 1992 from the Minister of Finance of the Republic of Indonesia. In accordance with Bank Indonesia’sDecision Letter No. 26/66/KEP/DIR dated September 12, 1995, the Bank is authorized to be a foreign exchange bank.

Selengkapnya di halaman BGTG

Tentang Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (the Company) domiciled in Semarang, was established based on the Notarial deed No. 21 dated March 18 1975 made in presence of Kahirman Gondodiwirjo, S.H., Notary in Semarang. Initial venture company herbal medicine industry, stems from a domestic industry that is managed by Mrs. Rahkmat Sulistio in 1940 in Yogyakarta, assisted by three employees. A large demand for herbal medicine is more practical packaging, encouraging produced herbs in powder form. Processing of herbal medicine in 1951 moved from Yogyakarta to Semarang with a simple company was founded under the name Sido Muncul, located on Jl. Mlaten Trenggulun, Semarang. In 1970 established CV Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul. Then in 1975, business form herbal medicine industry transformed into Perseroan Terbatas under the name of PT Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul Tbk (The Company).

Selengkapnya di halaman SIDO