Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Ganesha Tbk (BGTG) vs Jasa Armada Indonesia Tbk. (IPCM)

Bank Ganesha TbkTrading
Jasa Armada Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Ganesha Tbk dan Jasa Armada Indonesia Tbk.: Bank Ganesha Tbk diperdagangkan di Rp110 (kapitalisasi pasar 2,59 T, volume 24 jam 543,6 rb), sedangkan Jasa Armada Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp316 (kapitalisasi pasar 1,64 T, volume 24 jam 1,88 jt). Perbedaan utamanya: Bank Ganesha Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Jasa Armada Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,88 jt vs 543,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BGTGIPCM
Kapitalisasi Pasar
2,59 T1,64 T
Volume
543,6 rb1,88 jt
Lot
5,44 rb18,8 rb
Perputaran
59,52 jt603,68 jt
Harga Rata-rata
109,49321,09
Nilai Transaksi
59,52 jt603,68 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
110316
Volume Ekuilibrium Indikatif
87298

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BGTG
Lihat detail
IPCM
Lihat detail

Tentang Bank Ganesha Tbk

P.T. Bank Ganesha Tbk (”the Bank”) was established based on Deed No. 47 dated May 15, 1990 of notary Esther Daniar Iskandar S.H. The Bank started commercial operations on April 30, 1992 when it obtained its business license based on the Decision Letter No. 393/KMK-013/1992 dated April 14, 1992 from the Minister of Finance of the Republic of Indonesia. In accordance with Bank Indonesia’sDecision Letter No. 26/66/KEP/DIR dated September 12, 1995, the Bank is authorized to be a foreign exchange bank.

Selengkapnya di halaman BGTG

Tentang Jasa Armada Indonesia Tbk.

PT Jasa Armada Indonesia (“the Company") was established based on Notarial Deed No. 24 dated July 10, 2013 of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., notary in Jakarta. The Company’s parent is PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) and the Company’s ultimate parent is the Government of the Republic of Indonesia.

Selengkapnya di halaman IPCM