Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Ganesha Tbk (BGTG) vs Wilmar Cahaya Indonesia Tbk. (CEKA)

Bank Ganesha TbkTrading
Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Ganesha Tbk dan Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.: Bank Ganesha Tbk diperdagangkan di Rp110 (kapitalisasi pasar 2,59 T, volume 24 jam 543,6 rb), sedangkan Wilmar Cahaya Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.150 (kapitalisasi pasar 1,29 T, volume 24 jam 17,8 rb). Perbedaan utamanya: Bank Ganesha Tbk jauh lebih besar — sekitar 2× kapitalisasi pasar Wilmar Cahaya Indonesia Tbk., dan Bank Ganesha Tbk lebih aktif diperdagangkan (543,6 rb vs 17,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BGTGCEKA
Kapitalisasi Pasar
2,59 T1,29 T
Volume
543,6 rb17,8 rb
Lot
5,44 rb178
Perputaran
59,52 jt38,36 jt
Harga Rata-rata
109,492.154,78
Nilai Transaksi
59,52 jt38,36 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1102.150
Volume Ekuilibrium Indikatif
878

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BGTG
Lihat detail
CEKA
Lihat detail

Tentang Bank Ganesha Tbk

P.T. Bank Ganesha Tbk (”the Bank”) was established based on Deed No. 47 dated May 15, 1990 of notary Esther Daniar Iskandar S.H. The Bank started commercial operations on April 30, 1992 when it obtained its business license based on the Decision Letter No. 393/KMK-013/1992 dated April 14, 1992 from the Minister of Finance of the Republic of Indonesia. In accordance with Bank Indonesia’sDecision Letter No. 26/66/KEP/DIR dated September 12, 1995, the Bank is authorized to be a foreign exchange bank.

Selengkapnya di halaman BGTG

Tentang Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.

PT Cahaya Kalbar Tbk (the Company), has been engaged in the edible oil business since 1968. The factory in Pluit Jakarta, was built in 1972 with the initial purposes to produce Cooking Oil and Margarine. In 1992, the Company has succeeded in penetrating the international Specialty Fats market. In the end of 1995, the Company acquired the full ownership of PT Inticocoa Abadi Industri located at Jababeka Industrial Estate I Cikarang, Bekasi – West Java, which produces Pure Prime Pressed Cocoa Butter, Cocoa Mass, Natural Cocoa Cake, and Natural Cocoa Powder. In 1997, the Company acquired ownership of PT Mintawi factory and several individual lands located in Pontianak, West Kalimantan. This factory produces lllipe Butter, Shea Fat, Cooking Oil, Palm Kernel Oil, and their fractions.

Selengkapnya di halaman CEKA