Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Ganesha Tbk (BGTG) vs Woori Finance Indonesia Tbk (BPFI)

Bank Ganesha TbkTrading
Woori Finance Indonesia TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Ganesha Tbk dan Woori Finance Indonesia Tbk: Bank Ganesha Tbk diperdagangkan di Rp110 (kapitalisasi pasar 2,59 T, volume 24 jam 543,6 rb), sedangkan Woori Finance Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp246 (kapitalisasi pasar 652,45 M, volume 24 jam 8,3 rb). Perbedaan utamanya: Bank Ganesha Tbk jauh lebih besar — sekitar 4× kapitalisasi pasar Woori Finance Indonesia Tbk, dan Bank Ganesha Tbk lebih aktif diperdagangkan (543,6 rb vs 8,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BGTGBPFI
Kapitalisasi Pasar
2,59 T652,45 M
Volume
543,6 rb8,3 rb
Lot
5,44 rb83
Perputaran
59,52 jt2,03 jt
Harga Rata-rata
109,49243,98
Nilai Transaksi
59,52 jt2,03 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
110246
Volume Ekuilibrium Indikatif
8722

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BGTG
Lihat detail
BPFI
Lihat detail

Tentang Bank Ganesha Tbk

P.T. Bank Ganesha Tbk (”the Bank”) was established based on Deed No. 47 dated May 15, 1990 of notary Esther Daniar Iskandar S.H. The Bank started commercial operations on April 30, 1992 when it obtained its business license based on the Decision Letter No. 393/KMK-013/1992 dated April 14, 1992 from the Minister of Finance of the Republic of Indonesia. In accordance with Bank Indonesia’sDecision Letter No. 26/66/KEP/DIR dated September 12, 1995, the Bank is authorized to be a foreign exchange bank.

Selengkapnya di halaman BGTG

Tentang Woori Finance Indonesia Tbk

PT Batavia Prosperindo Finance Tbk (the Company) was established under its original name of Bira Multi Finance on Dec 12, 1994 then changed to PT Batavia Prosperindo Finance based on Notaries Deed dated Apr 18, 2008. The deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated Apr 4, 2007.

Selengkapnya di halaman BPFI