Perbedaan BFI Finance Indonesia Tbk dan Teknologi Karya Digital Nusa Tbk.: BFI Finance Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp785 (kapitalisasi pasar 12,03 T, volume 24 jam 12,2 jt), sedangkan Teknologi Karya Digital Nusa Tbk. diperdagangkan di Rp99 (kapitalisasi pasar 283,33 M, volume 24 jam 23,52 jt). Perbedaan utamanya: BFI Finance Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 42,5× kapitalisasi pasar Teknologi Karya Digital Nusa Tbk., dan Teknologi Karya Digital Nusa Tbk. lebih aktif diperdagangkan (23,52 jt vs 12,2 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| BFIN | TRON | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 12,03 T | 283,33 M |
Volume | 12,2 jt | 23,52 jt |
Lot | 122 rb | 235,22 rb |
Perputaran | 9,55 M | 2,36 M |
Harga Rata-rata | 782,93 | 100,52 |
Nilai Transaksi | 9,55 M | 2,36 M |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 785 | 99 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 5,52 rb | 2,13 rb |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT BFI Finance Indonesia Tbk (the Company) formerly PT. Bunas Finance Indonesia Tbk (the Company) was established as PT Manufacturers Hanover Leasing Indonesia on April 7, 1982 based on Notarial deed No. 57 of Kartini Muljadi, S.H., Notary in Jakarta. Presently, the Company is engaged in leasing, consumer financing and factoring of accounts receivable. And changed to BFI Finance Indonesia on 2001
Selengkapnya di halaman BFIN →PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (formerly PT Damai Harapan Sentosa) (the Entity) wasestablished based on Notarial Deed No. 25 dated January 7, 2011 of Tjoa Karina Juwita SH., Notaryin Jakarta. The Entity started its commercial operations in 2015. PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk is the parent entity, whereas David Santoso is the ultimate beneficial owner starting from 2020.
Selengkapnya di halaman TRON →