Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

BFI Finance Indonesia TbkTrading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan BFI Finance Indonesia Tbk dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: BFI Finance Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp910 (kapitalisasi pasar 13,76 T, volume 24 jam 28,02 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp62 (kapitalisasi pasar 978,87 M, volume 24 jam 20,84 jt). Perbedaan utamanya: BFI Finance Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 14,1× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk., dan BFI Finance Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (28,02 jt vs 20,84 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BFINSQMI
Kapitalisasi Pasar
13,76 T978,87 M
Volume
28,02 jt20,84 jt
Lot
280,17 rb208,38 rb
Perputaran
25,31 M1,31 M
Harga Rata-rata
903,5262,73
Nilai Transaksi
25,31 M1,31 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
91062
Volume Ekuilibrium Indikatif
19434

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BFIN
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang BFI Finance Indonesia Tbk

PT BFI Finance Indonesia Tbk (the Company) formerly PT. Bunas Finance Indonesia Tbk (the Company) was established as PT Manufacturers Hanover Leasing Indonesia on April 7, 1982 based on Notarial deed No. 57 of Kartini Muljadi, S.H., Notary in Jakarta. Presently, the Company is engaged in leasing, consumer financing and factoring of accounts receivable. And changed to BFI Finance Indonesia on 2001

Selengkapnya di halaman BFIN

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI