Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) vs IMC Pelita Logistik Tbk. (PSSI)

BFI Finance Indonesia TbkTrading
IMC Pelita Logistik Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan BFI Finance Indonesia Tbk dan IMC Pelita Logistik Tbk.: BFI Finance Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp915 (kapitalisasi pasar 13,76 T, volume 24 jam 29,96 jt), sedangkan IMC Pelita Logistik Tbk. diperdagangkan di Rp332 (kapitalisasi pasar 1,78 T, volume 24 jam 71 rb). Perbedaan utamanya: BFI Finance Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 7,7× kapitalisasi pasar IMC Pelita Logistik Tbk., dan BFI Finance Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (29,96 jt vs 71 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BFINPSSI
Kapitalisasi Pasar
13,76 T1,78 T
Volume
29,96 jt71 rb
Lot
299,63 rb710
Perputaran
27,08 M23,39 jt
Harga Rata-rata
903,88329,44
Nilai Transaksi
27,08 M23,39 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
915
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,26 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BFIN
Lihat detail
PSSI
Lihat detail

Tentang BFI Finance Indonesia Tbk

PT BFI Finance Indonesia Tbk (the Company) formerly PT. Bunas Finance Indonesia Tbk (the Company) was established as PT Manufacturers Hanover Leasing Indonesia on April 7, 1982 based on Notarial deed No. 57 of Kartini Muljadi, S.H., Notary in Jakarta. Presently, the Company is engaged in leasing, consumer financing and factoring of accounts receivable. And changed to BFI Finance Indonesia on 2001

Selengkapnya di halaman BFIN

Tentang IMC Pelita Logistik Tbk.

PT Pelita Samudera Shipping (the Company) was established based on Notarial Deed No. 20 of Sutjipto, S.H., a notary in Jakarta, dated 10 January 2007, which was amended by Notarial Deed No.127 of Sutjipto, S.H. dated 16 April 2007. The Company obtained an approval to become a Foreign Capital Investment Company (“PMA”) from the Indonesian Investment Coordinating Board (“BKPM”)under decision letter No. 213/V/PMA/2009 dated 21 October 2009.

Selengkapnya di halaman PSSI