Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) vs Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA)

BFI Finance Indonesia Tbk
Maharaksa Biru Energi Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan BFI Finance Indonesia Tbk dan Maharaksa Biru Energi Tbk.: BFI Finance Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp785 (kapitalisasi pasar 12,03 T, volume 24 jam 12,2 jt), sedangkan Maharaksa Biru Energi Tbk. diperdagangkan di Rp310 (kapitalisasi pasar 1,59 T, volume 24 jam 136 jt). Perbedaan utamanya: BFI Finance Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 7,6× kapitalisasi pasar Maharaksa Biru Energi Tbk., dan Maharaksa Biru Energi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (136 jt vs 12,2 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BFINOASA
Kapitalisasi Pasar
12,03 T1,59 T
Volume
12,2 jt136 jt
Lot
122 rb1,36 jt
Perputaran
9,55 M39,45 M
Harga Rata-rata
782,93290,07
Nilai Transaksi
9,55 M39,45 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
785310
Volume Ekuilibrium Indikatif
5,52 rb39,25 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BFIN
Lihat detail
OASA
Lihat detail

Tentang BFI Finance Indonesia Tbk

PT BFI Finance Indonesia Tbk (the Company) formerly PT. Bunas Finance Indonesia Tbk (the Company) was established as PT Manufacturers Hanover Leasing Indonesia on April 7, 1982 based on Notarial deed No. 57 of Kartini Muljadi, S.H., Notary in Jakarta. Presently, the Company is engaged in leasing, consumer financing and factoring of accounts receivable. And changed to BFI Finance Indonesia on 2001

Selengkapnya di halaman BFIN

Tentang Maharaksa Biru Energi Tbk.

PT. Protech Mitra Perkasa Tbk (the Company) was established on April 20, 2006 based on the Notarial Deed No. 72 of Mellyani Noor Shandra S.H. The Company is starting as general trading and contracting company, the company continue to grow and build a solid reputation within the telecommucication industry. Complementing its trade and construction business, in 2013, the Company extends its services by providing managed services for Telco Towers through its full subsidiary, Telesys Indonesia.

Selengkapnya di halaman OASA