Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) vs PP London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP)

BFI Finance Indonesia TbkTrading
PP London Sumatra Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan BFI Finance Indonesia Tbk dan PP London Sumatra Indonesia Tbk.: BFI Finance Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp785 (kapitalisasi pasar 12,03 T, volume 24 jam 12,2 jt), sedangkan PP London Sumatra Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp1.305 (kapitalisasi pasar 8,83 T, volume 24 jam 6,67 jt). Perbedaan utamanya: BFI Finance Indonesia Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan BFI Finance Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (12,2 jt vs 6,67 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BFINLSIP
Kapitalisasi Pasar
12,03 T8,83 T
Volume
12,2 jt6,67 jt
Lot
122 rb66,72 rb
Perputaran
9,55 M8,7 M
Harga Rata-rata
782,931.304,19
Nilai Transaksi
9,55 M8,7 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
7851.305
Volume Ekuilibrium Indikatif
5,52 rb3,8 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BFIN
Lihat detail
LSIP
Lihat detail

Tentang BFI Finance Indonesia Tbk

PT BFI Finance Indonesia Tbk (the Company) formerly PT. Bunas Finance Indonesia Tbk (the Company) was established as PT Manufacturers Hanover Leasing Indonesia on April 7, 1982 based on Notarial deed No. 57 of Kartini Muljadi, S.H., Notary in Jakarta. Presently, the Company is engaged in leasing, consumer financing and factoring of accounts receivable. And changed to BFI Finance Indonesia on 2001

Selengkapnya di halaman BFIN

Tentang PP London Sumatra Indonesia Tbk.

PT Perusahaan Perkebunan London Sumatera Tbk abbreviated as Lonsum, was established in teh Republic of Indonesia based on Notarial Deed No. 93 of Raden Kadiman dated December 18, 1962 and amended by Notarial Deed No. 20 dated September 9, 1963. Based on Notarial Deed No. 18 of Pahala Sutrisno Amijoyo Tampubolon, S.H., M.Kn., dated May 24, 2013, the Company's shareholders approved the change of the Company's status from Foreign Capital Investment (PMA) company to Domestic Capital Investment (PMDN) company.

Selengkapnya di halaman LSIP