Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) vs Kedaung Indah Can Tbk (KICI)

BFI Finance Indonesia TbkTrading
Kedaung Indah Can TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan BFI Finance Indonesia Tbk dan Kedaung Indah Can Tbk: BFI Finance Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp915 (kapitalisasi pasar 13,76 T, volume 24 jam 29,96 jt), sedangkan Kedaung Indah Can Tbk diperdagangkan di Rp194 (kapitalisasi pasar 53,82 M, volume 24 jam 98,3 rb). Perbedaan utamanya: BFI Finance Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 255,7× kapitalisasi pasar Kedaung Indah Can Tbk, dan BFI Finance Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (29,96 jt vs 98,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BFINKICI
Kapitalisasi Pasar
13,76 T53,82 M
Volume
29,96 jt98,3 rb
Lot
299,63 rb983
Perputaran
27,08 M18,99 jt
Harga Rata-rata
903,88193,23
Nilai Transaksi
27,08 M18,99 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
915194
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,26 rb1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BFIN
Lihat detail
KICI
Lihat detail

Tentang BFI Finance Indonesia Tbk

PT BFI Finance Indonesia Tbk (the Company) formerly PT. Bunas Finance Indonesia Tbk (the Company) was established as PT Manufacturers Hanover Leasing Indonesia on April 7, 1982 based on Notarial deed No. 57 of Kartini Muljadi, S.H., Notary in Jakarta. Presently, the Company is engaged in leasing, consumer financing and factoring of accounts receivable. And changed to BFI Finance Indonesia on 2001

Selengkapnya di halaman BFIN

Tentang Kedaung Indah Can Tbk

PT Kedaung Indah Can Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 year 1968 as amended by Law No. 12 year 1970, based on Notarial Deed No. 37, dated January 11, 1974 of Julian Nimrod Siregar Gelar Mangaradja Namora, S.H., notary in Jakarta. The Company produces Cans and Enamel kitchenware. The company`s products have been exported since 1988, mostly to US, Saudi Arabia, and Japan, an also to Europe and South America.

Selengkapnya di halaman KICI