Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) vs Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS)

BFI Finance Indonesia TbkTrading
Indomobil Sukses Internasional Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan BFI Finance Indonesia Tbk dan Indomobil Sukses Internasional Tbk.: BFI Finance Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp905 (kapitalisasi pasar 13,76 T, volume 24 jam 19,5 jt), sedangkan Indomobil Sukses Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp845 (kapitalisasi pasar 3,4 T, volume 24 jam 22,1 rb). Perbedaan utamanya: BFI Finance Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 4× kapitalisasi pasar Indomobil Sukses Internasional Tbk., dan BFI Finance Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (19,5 jt vs 22,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BFINIMAS
Kapitalisasi Pasar
13,76 T3,4 T
Volume
19,5 jt22,1 rb
Lot
194,95 rb221
Perputaran
17,59 M18,76 jt
Harga Rata-rata
902,25848,87
Nilai Transaksi
17,59 M18,76 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
910850
Volume Ekuilibrium Indikatif
194300

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BFIN
Lihat detail
IMAS
Lihat detail

Tentang BFI Finance Indonesia Tbk

PT BFI Finance Indonesia Tbk (the Company) formerly PT. Bunas Finance Indonesia Tbk (the Company) was established as PT Manufacturers Hanover Leasing Indonesia on April 7, 1982 based on Notarial deed No. 57 of Kartini Muljadi, S.H., Notary in Jakarta. Presently, the Company is engaged in leasing, consumer financing and factoring of accounts receivable. And changed to BFI Finance Indonesia on 2001

Selengkapnya di halaman BFIN

Tentang Indomobil Sukses Internasional Tbk.

PT Indomobil Sukses International Tbk (the Company) was initially established as a result of the merger between PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) and PT Indomobil Investment corporation (IIC). The Company’s articles of association has been amended from time to time, most recently on June 30, 1999 in connection with the Company’s plans to offer shares with pre-emptive right. The Ministry of Justice has approved the amendment on July 5, 1999.

Selengkapnya di halaman IMAS