Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) vs Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS)

BFI Finance Indonesia Tbk
Indomobil Sukses Internasional Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan BFI Finance Indonesia Tbk dan Indomobil Sukses Internasional Tbk.: BFI Finance Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp785 (kapitalisasi pasar 12,03 T, volume 24 jam 12,2 jt), sedangkan Indomobil Sukses Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp805 (kapitalisasi pasar 3,18 T, volume 24 jam 63,4 rb). Perbedaan utamanya: BFI Finance Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar Indomobil Sukses Internasional Tbk., dan BFI Finance Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (12,2 jt vs 63,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BFINIMAS
Kapitalisasi Pasar
12,03 T3,18 T
Volume
12,2 jt63,4 rb
Lot
122 rb634
Perputaran
9,55 M51,24 jt
Harga Rata-rata
782,93808,26
Nilai Transaksi
9,55 M51,24 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
785805
Volume Ekuilibrium Indikatif
5,52 rb1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BFIN
Lihat detail
IMAS
Lihat detail

Tentang BFI Finance Indonesia Tbk

PT BFI Finance Indonesia Tbk (the Company) formerly PT. Bunas Finance Indonesia Tbk (the Company) was established as PT Manufacturers Hanover Leasing Indonesia on April 7, 1982 based on Notarial deed No. 57 of Kartini Muljadi, S.H., Notary in Jakarta. Presently, the Company is engaged in leasing, consumer financing and factoring of accounts receivable. And changed to BFI Finance Indonesia on 2001

Selengkapnya di halaman BFIN

Tentang Indomobil Sukses Internasional Tbk.

PT Indomobil Sukses International Tbk (the Company) was initially established as a result of the merger between PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) and PT Indomobil Investment corporation (IIC). The Company’s articles of association has been amended from time to time, most recently on June 30, 1999 in connection with the Company’s plans to offer shares with pre-emptive right. The Ministry of Justice has approved the amendment on July 5, 1999.

Selengkapnya di halaman IMAS