Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) vs Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP)

BFI Finance Indonesia TbkTrading
Gunung Raja Paksi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan BFI Finance Indonesia Tbk dan Gunung Raja Paksi Tbk.: BFI Finance Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp785 (kapitalisasi pasar 12,03 T, volume 24 jam 12,2 jt), sedangkan Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp292 (kapitalisasi pasar 3,49 T, volume 24 jam 86,7 rb). Perbedaan utamanya: BFI Finance Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 3,4× kapitalisasi pasar Gunung Raja Paksi Tbk., dan BFI Finance Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (12,2 jt vs 86,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BFINGGRP
Kapitalisasi Pasar
12,03 T3,49 T
Volume
12,2 jt86,7 rb
Lot
122 rb867
Perputaran
9,55 M25,33 jt
Harga Rata-rata
782,93292,16
Nilai Transaksi
9,55 M25,33 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
785288
Volume Ekuilibrium Indikatif
5,52 rb1,2 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BFIN
Lihat detail
GGRP
Lihat detail

Tentang BFI Finance Indonesia Tbk

PT BFI Finance Indonesia Tbk (the Company) formerly PT. Bunas Finance Indonesia Tbk (the Company) was established as PT Manufacturers Hanover Leasing Indonesia on April 7, 1982 based on Notarial deed No. 57 of Kartini Muljadi, S.H., Notary in Jakarta. Presently, the Company is engaged in leasing, consumer financing and factoring of accounts receivable. And changed to BFI Finance Indonesia on 2001

Selengkapnya di halaman BFIN

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP