Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) vs Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN)

Bekasi Fajar Industrial Estate TbkTrading
Krida Jaringan Nusantara TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk dan Krida Jaringan Nusantara Tbk: Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk diperdagangkan di Rp98 (kapitalisasi pasar 964,73 M, volume 24 jam 1,6 jt), sedangkan Krida Jaringan Nusantara Tbk diperdagangkan di Rp119 (kapitalisasi pasar 59,5 M, volume 24 jam 7,02 jt). Perbedaan utamanya: Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk jauh lebih besar — sekitar 16,2× kapitalisasi pasar Krida Jaringan Nusantara Tbk, dan Krida Jaringan Nusantara Tbk lebih aktif diperdagangkan (7,02 jt vs 1,6 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BESTKJEN
Kapitalisasi Pasar
964,73 M59,5 M
Volume
1,6 jt7,02 jt
Lot
15,97 rb70,22 rb
Perputaran
158,25 jt827,17 jt
Harga Rata-rata
99,08117,8
Nilai Transaksi
158,25 jt827,17 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
98119
Volume Ekuilibrium Indikatif
5691,08 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BEST
Lihat detail
KJEN
Lihat detail

Tentang Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk

PT Bekasi Fajar Industrial Estate (Company) was established base on notarial deed No.199 of Mr Winanto Wiryomartani, SH, dated Aug 24, 1989 and has been changed by Notarial deed No. 7 dated 4 December1989 by Winanto Wiryomartani, SH., Notary in Jakarta. Based on Notarial Deed No. 24 dated 12 September 2011 of Aulia Taufani, SH., in lieu of Sutjipto, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta, Company been changed the Company’s status from Domestic Investment Company to become Foreign Investment Company (PMA).

Selengkapnya di halaman BEST

Tentang Krida Jaringan Nusantara Tbk

PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (the Company) was established in Jakarta based on the NotarialDeed No. 5 dated October 1, 1998 of Saal Bumela, S.H., Notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman KJEN