Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk diperdagangkan di Rp98 (kapitalisasi pasar 964,73 M, volume 24 jam 1,6 jt), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.050 (kapitalisasi pasar 23,45 T, volume 24 jam 7,68 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 24,3× kapitalisasi pasar Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk, dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (7,68 jt vs 1,6 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BESTJPFA
Kapitalisasi Pasar
964,73 M23,45 T
Volume
1,6 jt7,68 jt
Lot
15,97 rb76,83 rb
Perputaran
158,25 jt15,56 M
Harga Rata-rata
99,082.025,32
Nilai Transaksi
158,25 jt15,56 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
982.050
Volume Ekuilibrium Indikatif
5694,75 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BEST
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk

PT Bekasi Fajar Industrial Estate (Company) was established base on notarial deed No.199 of Mr Winanto Wiryomartani, SH, dated Aug 24, 1989 and has been changed by Notarial deed No. 7 dated 4 December1989 by Winanto Wiryomartani, SH., Notary in Jakarta. Based on Notarial Deed No. 24 dated 12 September 2011 of Aulia Taufani, SH., in lieu of Sutjipto, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta, Company been changed the Company’s status from Domestic Investment Company to become Foreign Investment Company (PMA).

Selengkapnya di halaman BEST

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA