Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) vs Royalindo Investa Wijaya Tbk. (INDO)

Bekasi Fajar Industrial Estate TbkTrading
Royalindo Investa Wijaya Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk dan Royalindo Investa Wijaya Tbk.: Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk diperdagangkan di Rp111 (kapitalisasi pasar 1,08 T, volume 24 jam 3,21 jt), sedangkan Royalindo Investa Wijaya Tbk. diperdagangkan di Rp175 (kapitalisasi pasar 788,61 M, volume 24 jam 21,39 jt). Perbedaan utamanya: Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Royalindo Investa Wijaya Tbk. lebih aktif diperdagangkan (21,39 jt vs 3,21 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BESTINDO
Kapitalisasi Pasar
1,08 T788,61 M
Volume
3,21 jt21,39 jt
Lot
32,11 rb213,86 rb
Perputaran
355,28 jt3,74 M
Harga Rata-rata
110,65174,81
Nilai Transaksi
355,28 jt3,74 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
112176
Volume Ekuilibrium Indikatif
200 rb5,1 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BEST
Lihat detail
INDO
Lihat detail

Tentang Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk

PT Bekasi Fajar Industrial Estate (Company) was established base on notarial deed No.199 of Mr Winanto Wiryomartani, SH, dated Aug 24, 1989 and has been changed by Notarial deed No. 7 dated 4 December1989 by Winanto Wiryomartani, SH., Notary in Jakarta. Based on Notarial Deed No. 24 dated 12 September 2011 of Aulia Taufani, SH., in lieu of Sutjipto, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta, Company been changed the Company’s status from Domestic Investment Company to become Foreign Investment Company (PMA).

Selengkapnya di halaman BEST

Tentang Royalindo Investa Wijaya Tbk.

PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 19 dated July 6, 2005 of Tse Min Suhardi, S.H., a public notary in Jakarta. The Company started its commercial operations in July 6, 2005.

Selengkapnya di halaman INDO