Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Bekasi Fajar Industrial Estate TbkTrading
Sumi Indo Kabel Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk diperdagangkan di Rp98 (kapitalisasi pasar 964,73 M, volume 24 jam 1,6 jt), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp555 (kapitalisasi pasar 679,32 M, volume 24 jam 19,8 rb). Perbedaan utamanya: Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk lebih aktif diperdagangkan (1,6 jt vs 19,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BESTIKBI
Kapitalisasi Pasar
964,73 M679,32 M
Volume
1,6 jt19,8 rb
Lot
15,97 rb198
Perputaran
158,25 jt10,95 jt
Harga Rata-rata
99,08553,03
Nilai Transaksi
158,25 jt10,95 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
98555
Volume Ekuilibrium Indikatif
56971

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BEST
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk

PT Bekasi Fajar Industrial Estate (Company) was established base on notarial deed No.199 of Mr Winanto Wiryomartani, SH, dated Aug 24, 1989 and has been changed by Notarial deed No. 7 dated 4 December1989 by Winanto Wiryomartani, SH., Notary in Jakarta. Based on Notarial Deed No. 24 dated 12 September 2011 of Aulia Taufani, SH., in lieu of Sutjipto, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta, Company been changed the Company’s status from Domestic Investment Company to become Foreign Investment Company (PMA).

Selengkapnya di halaman BEST

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI