Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) vs Bank Permata Tbk (BNLI)

Bekasi Fajar Industrial Estate TbkTrading
Bank Permata TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk dan Bank Permata Tbk: Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk diperdagangkan di Rp98 (kapitalisasi pasar 964,73 M, volume 24 jam 1,6 jt), sedangkan Bank Permata Tbk diperdagangkan di Rp2.360 (kapitalisasi pasar 85,61 T, volume 24 jam 34 rb). Perbedaan utamanya: Bank Permata Tbk jauh lebih besar — sekitar 88,7× kapitalisasi pasar Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk, dan Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk lebih aktif diperdagangkan (1,6 jt vs 34 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BESTBNLI
Kapitalisasi Pasar
964,73 M85,61 T
Volume
1,6 jt34 rb
Lot
15,97 rb340
Perputaran
158,25 jt80,9 jt
Harga Rata-rata
99,082.379,26
Nilai Transaksi
158,25 jt80,9 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
982.390
Volume Ekuilibrium Indikatif
569200

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BEST
Lihat detail
BNLI
Lihat detail

Tentang Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk

PT Bekasi Fajar Industrial Estate (Company) was established base on notarial deed No.199 of Mr Winanto Wiryomartani, SH, dated Aug 24, 1989 and has been changed by Notarial deed No. 7 dated 4 December1989 by Winanto Wiryomartani, SH., Notary in Jakarta. Based on Notarial Deed No. 24 dated 12 September 2011 of Aulia Taufani, SH., in lieu of Sutjipto, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta, Company been changed the Company’s status from Domestic Investment Company to become Foreign Investment Company (PMA).

Selengkapnya di halaman BEST

Tentang Bank Permata Tbk

PT Bank Permata Tbk (formerly PT Bank Bali) was established in Indonesia on December 17, 1954, under the name of Bank Persatuan Dagang Indonesia, the bank changed to its present name in 1971. Bank Bali is Indonesia`s eighth largest private national. The majority of its clients are medium sized institutions.

Selengkapnya di halaman BNLI