Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS) vs Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS)

Batulicin Nusantara Maritim Tbk
Indomobil Sukses Internasional Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Batulicin Nusantara Maritim Tbk dan Indomobil Sukses Internasional Tbk.: Batulicin Nusantara Maritim Tbk diperdagangkan di Rp930 (kapitalisasi pasar 3,22 T, volume 24 jam 11,6 rb), sedangkan Indomobil Sukses Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp805 (kapitalisasi pasar 3,18 T, volume 24 jam 63,4 rb). Perbedaan utamanya: Batulicin Nusantara Maritim Tbk dan Indomobil Sukses Internasional Tbk. berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Indomobil Sukses Internasional Tbk. lebih aktif diperdagangkan (63,4 rb vs 11,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BESSIMAS
Kapitalisasi Pasar
3,22 T3,18 T
Volume
11,6 rb63,4 rb
Lot
116634
Perputaran
10,49 jt51,24 jt
Harga Rata-rata
904,18808,26
Nilai Transaksi
10,49 jt51,24 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
805
Volume Ekuilibrium Indikatif
1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BESS
Lihat detail
IMAS
Lihat detail

Tentang Batulicin Nusantara Maritim Tbk

PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (the “Company”) was established based on Notarial Deed No. 53 dated May 25, 2011 of Muhammad Faried Zain, S.H., M.H., notary in Banjarmasin. The Company’s immediate Parent Company is PT Batulicin Enam Sembilan Transportasi, and its Ultimate Parent Company is PT Batulicin Enam Sembilan. The Company started its commercial operations in 2012.

Selengkapnya di halaman BESS

Tentang Indomobil Sukses Internasional Tbk.

PT Indomobil Sukses International Tbk (the Company) was initially established as a result of the merger between PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) and PT Indomobil Investment corporation (IIC). The Company’s articles of association has been amended from time to time, most recently on June 30, 1999 in connection with the Company’s plans to offer shares with pre-emptive right. The Ministry of Justice has approved the amendment on July 5, 1999.

Selengkapnya di halaman IMAS