Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Batulicin Nusantara Maritim Tbk
Sumi Indo Kabel Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Batulicin Nusantara Maritim Tbk dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Batulicin Nusantara Maritim Tbk diperdagangkan di Rp930 (kapitalisasi pasar 3,22 T, volume 24 jam 11,6 rb), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp555 (kapitalisasi pasar 679,32 M, volume 24 jam 19,8 rb). Perbedaan utamanya: Batulicin Nusantara Maritim Tbk jauh lebih besar — sekitar 4,7× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Sumi Indo Kabel Tbk. lebih aktif diperdagangkan (19,8 rb vs 11,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BESSIKBI
Kapitalisasi Pasar
3,22 T679,32 M
Volume
11,6 rb19,8 rb
Lot
116198
Perputaran
10,49 jt10,95 jt
Harga Rata-rata
904,18553,03
Nilai Transaksi
10,49 jt10,95 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
555
Volume Ekuilibrium Indikatif
71

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BESS
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Batulicin Nusantara Maritim Tbk

PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (the “Company”) was established based on Notarial Deed No. 53 dated May 25, 2011 of Muhammad Faried Zain, S.H., M.H., notary in Banjarmasin. The Company’s immediate Parent Company is PT Batulicin Enam Sembilan Transportasi, and its Ultimate Parent Company is PT Batulicin Enam Sembilan. The Company started its commercial operations in 2012.

Selengkapnya di halaman BESS

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI