Perbedaan Berachain dan Qtum: Berachain diperdagangkan di Rp2.528 (kapitalisasi pasar Rp800,97M, volume 24 jam Rp231,18M), sedangkan Qtum diperdagangkan di Rp11.859 (kapitalisasi pasar Rp1,26T, volume 24 jam Rp86,09M). Perbedaan utamanya: Qtum lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Qtum dibatasi (106,1M / 107,8M QTUM (99%)), sedangkan Berachain terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Berachain selama 16 Hari dan Qtum selama 69 Hari.
| BERA | QTUM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp800,97M | Rp1,26T |
Volume (24h) | Rp231,18M | Rp86,09M |
Suplai yang Beredar | 317M BERA | 106,1M / 107,8M QTUM (99%) |
Typical Hold Time | 16 Hari | 69 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Mekanisme PoL Berachain mengubah ekonomi L1 dengan menciptakan pasar bagi validator, pengguna, dan aplikasi. Validator mempertaruhkan BERA untuk mengamankan jaringan dan memperoleh imbalan BGT, yang dapat mereka gunakan untuk imbalan aplikasi. Sistem ini membantu meningkatkan skala imbalan rantai berdasarkan permintaan akan keamanan dan likuiditas.
Selengkapnya di halaman BERA →QTUM (diucapkan "kuantum") adalah platform blockchain open-source dengan proof-of-stake (PoS) smart contract dan protokol transfer nilai. QTUM bertujuan untuk menyatukan kekuatan Bitcoin dan Ethereum dalam satu chain. Qtum dibangun di atas model transaksi UTXO Bitcoin, dengan fungsionalitas tambahan dari eksekusi smart contract dan DApps. Baru-baru ini, QTUM menambahkan dukungan untuk aplikasi DeFi. Per Maret 2021, ada lebih dari 20 token yang telah dibuat di blockchain Qtum.
Selengkapnya di halaman QTUM →