Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Berachain (BERA) vs Kaia (KAIA)

BerachainTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Berachain dan Kaia: Berachain diperdagangkan di Rp3.382 (kapitalisasi pasar Rp1,01T, volume 24 jam Rp206,67M), sedangkan Kaia diperdagangkan di Rp618,51 (kapitalisasi pasar Rp3,92T, volume 24 jam Rp77,11M). Perbedaan utamanya: Kaia jauh lebih besar — sekitar 3,9× kapitalisasi pasar Berachain, dan suplai beredar Berachain 298,6M BERA dibanding 6,4B KAIA milik Kaia. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Berachain selama 15 Hari dan Kaia selama 29 Hari.

BERAKAIA
Kap. Pasar
Rp1,01TRp3,92T
Volume (24h)
Rp206,67MRp77,11M
Suplai yang Beredar
298,6M BERA6,4B KAIA
Typical Hold Time
15 Hari29 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

BERA

Belum ada data sentimen.

KAIA
0% Beli100% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 29 Hari

Tentang Berachain

Mekanisme PoL Berachain mengubah ekonomi L1 dengan menciptakan pasar bagi validator, pengguna, dan aplikasi. Validator mempertaruhkan BERA untuk mengamankan jaringan dan memperoleh imbalan BGT, yang dapat mereka gunakan untuk imbalan aplikasi. Sistem ini membantu meningkatkan skala imbalan rantai berdasarkan permintaan akan keamanan dan likuiditas.

Selengkapnya di halaman BERA

Tentang Kaia

Kaia adalah blockchain publik berperforma tinggi yang membawa Web3 lebih dekat ke jutaan pengguna di seluruh Asia. Terbentuk dari penggabungan blockchain Klaytn dan Finschia, yang awalnya dikembangkan oleh Kakao dan LINE, Kaia kini menjadi ekosistem Web3 terbesar di Asia. Platform ini terintegrasi dengan mulus dalam aplikasi pesan KakaoTalk dan LINE, yang memiliki lebih dari 250 juta pengguna gabungan. Pengguna dapat merasakan pengalaman Web3 dengan kecepatan dan kemudahan seperti Web2, semuanya langsung dari aplikasi super favorit mereka. Kaia membuka peluang bagi pengguna untuk terhubung, berkarya, berkolaborasi, dan berkontribusi dalam ekosistem yang berkembang.

Selengkapnya di halaman KAIA