Perbedaan Berachain dan Jito: Berachain diperdagangkan di Rp2.527 (kapitalisasi pasar Rp800,41M, volume 24 jam Rp230,89M), sedangkan Jito diperdagangkan di Rp9.984 (kapitalisasi pasar Rp5,14T, volume 24 jam Rp360,01M). Perbedaan utamanya: Jito jauh lebih besar — sekitar 6,4× kapitalisasi pasar Berachain, dan suplai beredar Berachain 317M BERA dibanding 509,8M JTO milik Jito. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Berachain selama 16 Hari dan Jito selama 29 Hari.
| BERA | JTO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp800,41M | Rp5,14T |
Volume (24h) | Rp230,89M | Rp360,01M |
Suplai yang Beredar | 317M BERA | 509,8M JTO |
Typical Hold Time | 16 Hari | 29 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Mekanisme PoL Berachain mengubah ekonomi L1 dengan menciptakan pasar bagi validator, pengguna, dan aplikasi. Validator mempertaruhkan BERA untuk mengamankan jaringan dan memperoleh imbalan BGT, yang dapat mereka gunakan untuk imbalan aplikasi. Sistem ini membantu meningkatkan skala imbalan rantai berdasarkan permintaan akan keamanan dan likuiditas.
Selengkapnya di halaman BERA →Jito Network adalah kontributor utama di ekosistem Solana melalui liquid staking pool JitoSOL dan koleksi produk MEV. Dengan Jito, pengguna dapat melakukan staking token SOL mereka melalui Jito Stake Pool, lalu menerima token JitoSOL, yang merupakan aset unik yang tidak hanya memiliki likuiditas tetapi juga menggabungkan reward staking dan reward MEV.
Selengkapnya di halaman JTO →