Perbedaan Bella Protocol dan StakeStone: Bella Protocol diperdagangkan di Rp1.888 (kapitalisasi pasar Rp150,96M, volume 24 jam Rp118,46M), sedangkan StakeStone diperdagangkan di Rp775,86 (kapitalisasi pasar Rp174,93M, volume 24 jam Rp80,76M). Perbedaan utamanya: StakeStone lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai StakeStone dibatasi (225,3M / 1B STO (23%)), sedangkan Bella Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bella Protocol selama 36 Hari dan StakeStone selama 10 Hari.
| BEL | STO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,96M | Rp174,93M |
Volume (24h) | Rp118,46M | Rp80,76M |
Suplai yang Beredar | 80M BEL | 225,3M / 1B STO (23%) |
Typical Hold Time | 36 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Bella Protocol adalah platform yang menyediakan rangkaian produk DeFi yang dirancang untuk membuat perbankan kripto lebih sederhana dan lebih mudah diakses. Protokol ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman pengguna yang lebih baik dengan menghilangkan biaya tinggi dan masalah transaksi yang lambat dan dapat memengaruhi beberapa platform blockchain sekaligus meningkatkan pengalaman pengguna melalui portal pintar DeFi yang disederhanakan.
Selengkapnya di halaman BEL →StakeStone adalah protokol infrastruktur likuiditas terdesentralisasi yang dirancang untuk mengoptimalkan imbal hasil dan distribusi likuiditas di berbagai jaringan blockchain. Melalui solusi seperti LiquidityPad dan aset ETH/BTC yang menghasilkan imbal hasil, StakeStone memberdayakan penyedia likuiditas dengan peluang penghasilan yang efisien sekaligus memenuhi kebutuhan likuiditas khusus dari berbagai ekosistem dan protokol.
Selengkapnya di halaman STO →