Perbedaan Bella Protocol dan ssv.network: Bella Protocol diperdagangkan di Rp1.913 (kapitalisasi pasar Rp150,51M, volume 24 jam Rp124,23M), sedangkan ssv.network diperdagangkan di Rp36.341 (kapitalisasi pasar Rp580,45M, volume 24 jam Rp111,7M). Perbedaan utamanya: ssv.network jauh lebih besar — sekitar 3,9× kapitalisasi pasar Bella Protocol, dan suplai beredar Bella Protocol 80M BEL dibanding 16M SSV milik ssv.network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bella Protocol selama 36 Hari dan ssv.network selama 30 Hari.
| BEL | SSV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,51M | Rp580,45M |
Volume (24h) | Rp124,23M | Rp111,7M |
Suplai yang Beredar | 80M BEL | 16M SSV |
Typical Hold Time | 36 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Bella Protocol adalah platform yang menyediakan rangkaian produk DeFi yang dirancang untuk membuat perbankan kripto lebih sederhana dan lebih mudah diakses. Protokol ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman pengguna yang lebih baik dengan menghilangkan biaya tinggi dan masalah transaksi yang lambat dan dapat memengaruhi beberapa platform blockchain sekaligus meningkatkan pengalaman pengguna melalui portal pintar DeFi yang disederhanakan.
Selengkapnya di halaman BEL →ssv.network merupakan implementasi publik pertama dari SSV primitive, yang berasal dari penelitian yang dilakukan oleh Ethereum Foundation pada tahun 2019 dan sejak itu telah berkembang menjadi jaringan yang dikelola oleh DAO, didorong oleh komunitas staker, builder, dan node operator. Tujuannya berfungsi sebagai proyek teknologi validator terdistribusi (DVT) untuk validator Ethereum yang dikembangkan oleh Blox dengan pendanaan hibah yang didistribusikan ke tim dukungan dari SSV DAO Treasury.
Selengkapnya di halaman SSV →