Perbedaan Bella Protocol dan Rootstock Infrastructure Framework: Bella Protocol diperdagangkan di Rp1.892 (kapitalisasi pasar Rp150,51M, volume 24 jam Rp124,23M), sedangkan Rootstock Infrastructure Framework diperdagangkan di Rp2.169 (kapitalisasi pasar Rp2,15T, volume 24 jam Rp142,2M). Perbedaan utamanya: Rootstock Infrastructure Framework jauh lebih besar — sekitar 14,3× kapitalisasi pasar Bella Protocol, dan suplai Rootstock Infrastructure Framework dibatasi (1B / 1B RIF (100%)), sedangkan Bella Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bella Protocol selama 36 Hari dan Rootstock Infrastructure Framework selama 12 Hari.
| BEL | RIF | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,51M | Rp2,15T |
Volume (24h) | Rp124,23M | Rp142,2M |
Suplai yang Beredar | 80M BEL | 1B / 1B RIF (100%) |
Typical Hold Time | 36 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Bella Protocol adalah platform yang menyediakan rangkaian produk DeFi yang dirancang untuk membuat perbankan kripto lebih sederhana dan lebih mudah diakses. Protokol ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman pengguna yang lebih baik dengan menghilangkan biaya tinggi dan masalah transaksi yang lambat dan dapat memengaruhi beberapa platform blockchain sekaligus meningkatkan pengalaman pengguna melalui portal pintar DeFi yang disederhanakan.
Selengkapnya di halaman BEL →RIF memungkinkan pemegangnya berpartisipasi dalam tata kelola RootsotckCollective, sebuah DAO yang mendukung dan memberi penghargaan kepada proyek yang dibangun di atas Bitcoin menggunakan Rootstock. RIF yang dipertaruhkan dalam DAO (stRIF) berfungsi sebagai token tata kelola, memberikan anggota hak untuk memperoleh hadiah dalam bentuk Bitcoin dan RIF. Inisiatif yang sedang berjalan mencakup program hibah terdesentralisasi dan CollectiveRewards.
Selengkapnya di halaman RIF →