Perbedaan Bella Protocol dan BENQI: Bella Protocol diperdagangkan di Rp1.897 (kapitalisasi pasar Rp150,51M, volume 24 jam Rp124,23M), sedangkan BENQI diperdagangkan di Rp20,62 (kapitalisasi pasar Rp147,71M, volume 24 jam Rp8,21M). Perbedaan utamanya: Bella Protocol dan BENQI berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai BENQI dibatasi (7,2B / 7,2B QI (100%)), sedangkan Bella Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bella Protocol selama 36 Hari dan BENQI selama 48 Hari.
| BEL | QI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,51M | Rp147,71M |
Volume (24h) | Rp124,23M | Rp8,21M |
Suplai yang Beredar | 80M BEL | 7,2B / 7,2B QI (100%) |
Typical Hold Time | 36 Hari | 48 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Bella Protocol adalah platform yang menyediakan rangkaian produk DeFi yang dirancang untuk membuat perbankan kripto lebih sederhana dan lebih mudah diakses. Protokol ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman pengguna yang lebih baik dengan menghilangkan biaya tinggi dan masalah transaksi yang lambat dan dapat memengaruhi beberapa platform blockchain sekaligus meningkatkan pengalaman pengguna melalui portal pintar DeFi yang disederhanakan.
Selengkapnya di halaman BEL →BENQI adalah pasar likuiditas terdesentralisasi non-kustodial serta protokol liquid staking yang dibangun di atas jaringan smart contract Avalanche berkecepatan tinggi. Protokol pinjam meminjam memungkinkan pengguna untuk meminjam atau mendapatkan bunga dari aset digital mereka. Protokol Liquid Staking menyediakan akses untuk efisiensi modal, memberikan pengguna kesempatan untuk membuka kunci AVAX yang mereka “staked“ untuk digunakan pada protokol Keuangan Terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman QI →