Perbedaan Bella Protocol dan Puffer: Bella Protocol diperdagangkan di Rp1.890 (kapitalisasi pasar Rp150,51M, volume 24 jam Rp124,23M), sedangkan Puffer diperdagangkan di Rp244,93 (kapitalisasi pasar Rp118,04M, volume 24 jam Rp44,04M). Perbedaan utamanya: Bella Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Puffer dibatasi (483,8M / 1B PUFFER (49%)), sedangkan Bella Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bella Protocol selama 36 Hari dan Puffer selama 11 Hari.
| BEL | PUFFER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,51M | Rp118,04M |
Volume (24h) | Rp124,23M | Rp44,04M |
Suplai yang Beredar | 80M BEL | 483,8M / 1B PUFFER (49%) |
Typical Hold Time | 36 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Bella Protocol adalah platform yang menyediakan rangkaian produk DeFi yang dirancang untuk membuat perbankan kripto lebih sederhana dan lebih mudah diakses. Protokol ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman pengguna yang lebih baik dengan menghilangkan biaya tinggi dan masalah transaksi yang lambat dan dapat memengaruhi beberapa platform blockchain sekaligus meningkatkan pengalaman pengguna melalui portal pintar DeFi yang disederhanakan.
Selengkapnya di halaman BEL →Puffer adalah platform terdesentralisasi yang bertujuan meningkatkan skalabilitas dan keamanan Ethereum melalui solusi restaking dan rollup yang inovatif. Ekosistem ini mencakup Puffer LRT (Liquid Restaking Token) serta rangkaian produk UniFi, termasuk UniFi AVS dan UniFi Based Rollup. Token tata kelola asli, PUFFER, digunakan untuk mengelola parameter utama protokol dalam ekosistem Puffer dan UniFi. Ini mencakup pemilihan guardian dan operator restaking, kurasi AVS yang didukung, pengawasan struktur biaya, daftar putih rollup baru untuk dukungan AVS, serta pengelolaan reward ekosistem dan dana treasury.
Selengkapnya di halaman PUFFER →