Perbedaan Bella Protocol dan Plume Network: Bella Protocol diperdagangkan di Rp1.895 (kapitalisasi pasar Rp150,96M, volume 24 jam Rp118,46M), sedangkan Plume Network diperdagangkan di Rp177,09 (kapitalisasi pasar Rp1,06T, volume 24 jam Rp184,55M). Perbedaan utamanya: Plume Network jauh lebih besar — sekitar 7× kapitalisasi pasar Bella Protocol, dan suplai Plume Network dibatasi (6B / 10B PLUME (60%)), sedangkan Bella Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bella Protocol selama 36 Hari dan Plume Network selama 19 Hari.
| BEL | PLUME | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,96M | Rp1,06T |
Volume (24h) | Rp118,46M | Rp184,55M |
Suplai yang Beredar | 80M BEL | 6B / 10B PLUME (60%) |
Typical Hold Time | 36 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Bella Protocol adalah platform yang menyediakan rangkaian produk DeFi yang dirancang untuk membuat perbankan kripto lebih sederhana dan lebih mudah diakses. Protokol ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman pengguna yang lebih baik dengan menghilangkan biaya tinggi dan masalah transaksi yang lambat dan dapat memengaruhi beberapa platform blockchain sekaligus meningkatkan pengalaman pengguna melalui portal pintar DeFi yang disederhanakan.
Selengkapnya di halaman BEL →Plume Network adalah full-stack chain pertama untuk Real World Asset (RWA) finance (RWAfi). Dengan lebih dari 200 proyek, Plume menghadirkan lingkungan EVM-compatible yang memudahkan tokenisasi aset nyata lewat tokenization engine dan mitra infrastruktur keuangan. Pengguna dapat dengan mudah men-tokenisasi, mendistribusikan, dan memanfaatkan aset nyata di DeFi.
Selengkapnya di halaman PLUME →