Perbedaan Bella Protocol dan Merlin Chain: Bella Protocol diperdagangkan di Rp1.862 (kapitalisasi pasar Rp149,49M, volume 24 jam Rp59,86M), sedangkan Merlin Chain diperdagangkan di Rp320,36 (kapitalisasi pasar Rp434,32M, volume 24 jam Rp24,16M). Perbedaan utamanya: Merlin Chain jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar Bella Protocol, dan suplai Merlin Chain dibatasi (1,4B / 2,1B MERL (65%)), sedangkan Bella Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bella Protocol selama 37 Hari dan Merlin Chain selama 10 Hari.
| BEL | MERL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp149,49M | Rp434,32M |
Volume (24h) | Rp59,86M | Rp24,16M |
Suplai yang Beredar | 80M BEL | 1,4B / 2,1B MERL (65%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Bella Protocol adalah platform yang menyediakan rangkaian produk DeFi yang dirancang untuk membuat perbankan kripto lebih sederhana dan lebih mudah diakses. Protokol ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman pengguna yang lebih baik dengan menghilangkan biaya tinggi dan masalah transaksi yang lambat dan dapat memengaruhi beberapa platform blockchain sekaligus meningkatkan pengalaman pengguna melalui portal pintar DeFi yang disederhanakan.
Selengkapnya di halaman BEL →Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →