Perbedaan Bella Protocol dan Haedal Protocol: Bella Protocol diperdagangkan di Rp1.895 (kapitalisasi pasar Rp150,51M, volume 24 jam Rp124,23M), sedangkan Haedal Protocol diperdagangkan di Rp289,42 (kapitalisasi pasar Rp131,06M, volume 24 jam Rp28,19M). Perbedaan utamanya: Bella Protocol dan Haedal Protocol berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Haedal Protocol dibatasi (454,2M / 1B HAEDAL (46%)), sedangkan Bella Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bella Protocol selama 36 Hari dan Haedal Protocol selama 14 Hari.
| BEL | HAEDAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,51M | Rp131,06M |
Volume (24h) | Rp124,23M | Rp28,19M |
Suplai yang Beredar | 80M BEL | 454,2M / 1B HAEDAL (46%) |
Typical Hold Time | 36 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Bella Protocol adalah platform yang menyediakan rangkaian produk DeFi yang dirancang untuk membuat perbankan kripto lebih sederhana dan lebih mudah diakses. Protokol ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman pengguna yang lebih baik dengan menghilangkan biaya tinggi dan masalah transaksi yang lambat dan dapat memengaruhi beberapa platform blockchain sekaligus meningkatkan pengalaman pengguna melalui portal pintar DeFi yang disederhanakan.
Selengkapnya di halaman BEL →Haedal adalah protokol liquid staking terkemuka yang dibangun secara native di jaringan Sui. Protokol ini menyediakan infrastruktur yang kuat, memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token SUI dan Walrus ke validator guna memperoleh imbal hasil konsensus secara berkelanjutan, sekaligus membuka likuiditas LST yang dapat dimanfaatkan di berbagai ekosistem DeFi. Haedal bertujuan menjadi tempat utama bagi pengguna untuk staking dan mendapatkan imbal hasil di ekosistem Sui.
Selengkapnya di halaman HAEDAL →