Perbedaan Bella Protocol dan GMX: Bella Protocol diperdagangkan di Rp1.895 (kapitalisasi pasar Rp150,96M, volume 24 jam Rp118,46M), sedangkan GMX diperdagangkan di Rp101.644 (kapitalisasi pasar Rp1,06T, volume 24 jam Rp44,65M). Perbedaan utamanya: GMX jauh lebih besar — sekitar 7× kapitalisasi pasar Bella Protocol, dan suplai GMX dibatasi (10,4M / 13,3M GMX (79%)), sedangkan Bella Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bella Protocol selama 36 Hari dan GMX selama 45 Hari.
| BEL | GMX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,96M | Rp1,06T |
Volume (24h) | Rp118,46M | Rp44,65M |
Suplai yang Beredar | 80M BEL | 10,4M / 13,3M GMX (79%) |
Typical Hold Time | 36 Hari | 45 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Bella Protocol adalah platform yang menyediakan rangkaian produk DeFi yang dirancang untuk membuat perbankan kripto lebih sederhana dan lebih mudah diakses. Protokol ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman pengguna yang lebih baik dengan menghilangkan biaya tinggi dan masalah transaksi yang lambat dan dapat memengaruhi beberapa platform blockchain sekaligus meningkatkan pengalaman pengguna melalui portal pintar DeFi yang disederhanakan.
Selengkapnya di halaman BEL →GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →