Perbedaan Bella Protocol dan Frax: Bella Protocol diperdagangkan di Rp1.895 (kapitalisasi pasar Rp150,96M, volume 24 jam Rp118,46M), sedangkan Frax diperdagangkan di Rp4.559 (kapitalisasi pasar Rp426,2M, volume 24 jam Rp7,86M). Perbedaan utamanya: Frax jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Bella Protocol, dan suplai Frax dibatasi (93,6M / 99,7M FRAX (94%)), sedangkan Bella Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bella Protocol selama 36 Hari dan Frax selama 8 Hari.
| BEL | FRAX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,96M | Rp426,2M |
Volume (24h) | Rp118,46M | Rp7,86M |
Suplai yang Beredar | 80M BEL | 93,6M / 99,7M FRAX (94%) |
Typical Hold Time | 36 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Bella Protocol adalah platform yang menyediakan rangkaian produk DeFi yang dirancang untuk membuat perbankan kripto lebih sederhana dan lebih mudah diakses. Protokol ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman pengguna yang lebih baik dengan menghilangkan biaya tinggi dan masalah transaksi yang lambat dan dapat memengaruhi beberapa platform blockchain sekaligus meningkatkan pengalaman pengguna melalui portal pintar DeFi yang disederhanakan.
Selengkapnya di halaman BEL →FRAX adalah token native dari ekosistem Frax, sebuah protokol keuangan terdesentralisasi yang berfokus pada pengembangan stablecoin yang scalable, efisien secara modal, dan didukung oleh kolateral sebagian. Frax menggabungkan mekanisme algoritmik dengan jaminan aset untuk menjaga stabilitas harga, sekaligus memungkinkan integrasi luas di berbagai aplikasi DeFi seperti lending, trading, dan strategi yield. Ekosistem ini bertujuan menyediakan uang digital yang stabil dan permissionless untuk sistem keuangan on-chain.
Selengkapnya di halaman FRAX →