Perbedaan Bella Protocol dan Cartesi: Bella Protocol diperdagangkan di Rp1.913 (kapitalisasi pasar Rp150,51M, volume 24 jam Rp124,23M), sedangkan Cartesi diperdagangkan di Rp413,89 (kapitalisasi pasar Rp383,16M, volume 24 jam Rp14,73M). Perbedaan utamanya: Cartesi jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Bella Protocol, dan suplai Cartesi dibatasi (929,5M / 1B CTSI (93%)), sedangkan Bella Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bella Protocol selama 36 Hari dan Cartesi selama 91 Hari.
| BEL | CTSI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,51M | Rp383,16M |
Volume (24h) | Rp124,23M | Rp14,73M |
Suplai yang Beredar | 80M BEL | 929,5M / 1B CTSI (93%) |
Typical Hold Time | 36 Hari | 91 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Bella Protocol adalah platform yang menyediakan rangkaian produk DeFi yang dirancang untuk membuat perbankan kripto lebih sederhana dan lebih mudah diakses. Protokol ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman pengguna yang lebih baik dengan menghilangkan biaya tinggi dan masalah transaksi yang lambat dan dapat memengaruhi beberapa platform blockchain sekaligus meningkatkan pengalaman pengguna melalui portal pintar DeFi yang disederhanakan.
Selengkapnya di halaman BEL →Cartesi (CTSI) adalah operating system pertama di blockchain. CTSI menjembatani perbedaan antara perangkat lunak utama dan blockchain, menyambut jutaan startup baru dan pengembang mereka ke blockchain dengan membawa Linux ke aplikasi blockchain. Cartesi menggabungkan mesin virtual inovatif, roll-up optimis, dan rantai samping untuk merevolusi cara pengembang membuat aplikasi blockchain.
Selengkapnya di halaman CTSI →