Perbedaan Bella Protocol dan Celer Network: Bella Protocol diperdagangkan di Rp1.891 (kapitalisasi pasar Rp150,96M, volume 24 jam Rp118,46M), sedangkan Celer Network diperdagangkan di Rp32,31 (kapitalisasi pasar Rp251,88M, volume 24 jam Rp37,67M). Perbedaan utamanya: Celer Network lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Celer Network dibatasi (7,8B / 10B CELR (79%)), sedangkan Bella Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bella Protocol selama 36 Hari dan Celer Network selama 53 Hari.
| BEL | CELR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,96M | Rp251,88M |
Volume (24h) | Rp118,46M | Rp37,67M |
Suplai yang Beredar | 80M BEL | 7,8B / 10B CELR (79%) |
Typical Hold Time | 36 Hari | 53 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Bella Protocol adalah platform yang menyediakan rangkaian produk DeFi yang dirancang untuk membuat perbankan kripto lebih sederhana dan lebih mudah diakses. Protokol ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman pengguna yang lebih baik dengan menghilangkan biaya tinggi dan masalah transaksi yang lambat dan dapat memengaruhi beberapa platform blockchain sekaligus meningkatkan pengalaman pengguna melalui portal pintar DeFi yang disederhanakan.
Selengkapnya di halaman BEL →Celer adalah protokol blockchain interoperability yang memungkinkan akses token, DeFi, GameFi, NFT, tata kelola, dan bermacam chain lainnya dalam sekali klik. Para pengembang kini dapat membangun dApps inter-chain-native dengan pemanfaatan likuiditas yang efisien, logik aplikasi yang koheren, dan status yang terbagi. Celer menggunakan kontrak pintar yang dirangkai di setiap chain yang terhubung dengan State Guardian Network untuk mendapatkan multi-blockchain interoperability tanpa hambatan.
Selengkapnya di halaman CELR →