Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. (BEKS) vs PAM Mineral Tbk. (NICL)

Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk.Trading
PAM Mineral Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. dan PAM Mineral Tbk.: Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. diperdagangkan di Rp20 (kapitalisasi pasar 1,08 T, volume 24 jam 8,75 jt), sedangkan PAM Mineral Tbk. diperdagangkan di Rp496 (kapitalisasi pasar 5,28 T, volume 24 jam 13,61 jt). Perbedaan utamanya: PAM Mineral Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4,9× kapitalisasi pasar Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk., dan PAM Mineral Tbk. lebih aktif diperdagangkan (13,61 jt vs 8,75 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BEKSNICL
Kapitalisasi Pasar
1,08 T5,28 T
Volume
8,75 jt13,61 jt
Lot
87,47 rb136,14 rb
Perputaran
175,05 jt6,67 M
Harga Rata-rata
20,01490,25
Nilai Transaksi
175,05 jt6,67 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
20496
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,52 rb1,45 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BEKS
Lihat detail
NICL
Lihat detail

Tentang Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk.

PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk formerly PT Bank Pundi Indonesia, Tbk (“the Bank”) was established on September 11, 1992. Based on the Bank’s Articles of Association’s amendment by Deed No. 104 dated June 30, 2010 of Fathiah Helmi, S.H., Notary in Jakarta, “PT Bank Eksekutif Internasional Tbk” has changed its name to “PT Bank Pundi Indonesia Tbk”. Based on the Bank’s Articles of Association’s amendment by Deed No. 36 dated June 14, 2016 of Fathiah Helmi, S.H., Notary in Jakarta, “PT Bank Pundi Indonesia Tbk” has changed its name to “PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk”.

Selengkapnya di halaman BEKS

Tentang PAM Mineral Tbk.

PT PAM Mineral Tbk (the Company) was established on January 15, 2008 based on Notarial Deed No. 32 of Edison Jingga, S.H., notary in Jakarta. The Company operates in two operational areas, namely in Southeast Sulawesi, Lameruru Village, Langgikima District, North Konawe Regency and Laroenai Village, Bungku Pesisir District, Central Sulawesi.

Selengkapnya di halaman NICL