Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. (BEKS) vs KMI Wire Cable Tbk (KBLI)

Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk.Trading
KMI Wire Cable TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. dan KMI Wire Cable Tbk: Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. diperdagangkan di Rp23 (kapitalisasi pasar 1,23 T, volume 24 jam 15,25 jt), sedangkan KMI Wire Cable Tbk diperdagangkan di Rp324 (kapitalisasi pasar 1,31 T, volume 24 jam 1,41 jt). Perbedaan utamanya: Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. dan KMI Wire Cable Tbk berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. lebih aktif diperdagangkan (15,25 jt vs 1,41 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BEKSKBLI
Kapitalisasi Pasar
1,23 T1,31 T
Volume
15,25 jt1,41 jt
Lot
152,53 rb14,1 rb
Perputaran
362,38 jt458,19 jt
Harga Rata-rata
23,76324,89
Nilai Transaksi
362,38 jt458,19 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
23324
Volume Ekuilibrium Indikatif
34,83 rb1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BEKS
Lihat detail
KBLI
Lihat detail

Tentang Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk.

PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk formerly PT Bank Pundi Indonesia, Tbk (“the Bank”) was established on September 11, 1992. Based on the Bank’s Articles of Association’s amendment by Deed No. 104 dated June 30, 2010 of Fathiah Helmi, S.H., Notary in Jakarta, “PT Bank Eksekutif Internasional Tbk” has changed its name to “PT Bank Pundi Indonesia Tbk”. Based on the Bank’s Articles of Association’s amendment by Deed No. 36 dated June 14, 2016 of Fathiah Helmi, S.H., Notary in Jakarta, “PT Bank Pundi Indonesia Tbk” has changed its name to “PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk”.

Selengkapnya di halaman BEKS

Tentang KMI Wire Cable Tbk

PT KMI Wire and Cable Tbk (the Company) formerly PT. GT Kabel Indonesia is one of the largest telecommunications and power cable producer. It is owned 53% by Gadjah Tunggal Group. It was established in 1972 by Electro GmbH of Germany (today known as Alcatel Kabelmetal) and PT Gunung Ngadeg Djaya.The Company was established wtihin the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11 year 1970, based on deed No. 42 dated January 19, 1972 of Djojo Muljadi, SH, notary in Jakarta

Selengkapnya di halaman KBLI