Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. dan Sumber Energi Andalan Tbk: Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. diperdagangkan di Rp20 (kapitalisasi pasar 1,08 T, volume 24 jam 8,75 jt), sedangkan Sumber Energi Andalan Tbk diperdagangkan di Rp1.355 (kapitalisasi pasar 1,37 T, volume 24 jam 6,6 rb). Perbedaan utamanya: Sumber Energi Andalan Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. lebih aktif diperdagangkan (8,75 jt vs 6,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| BEKS | ITMA | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 1,08 T | 1,37 T |
Volume | 8,75 jt | 6,6 rb |
Lot | 87,47 rb | 66 |
Perputaran | 175,05 jt | 8,88 jt |
Harga Rata-rata | 20,01 | 1.346,14 |
Nilai Transaksi | 175,05 jt | 8,88 jt |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 20 | — |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 2,52 rb | — |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk formerly PT Bank Pundi Indonesia, Tbk (“the Bank”) was established on September 11, 1992. Based on the Bank’s Articles of Association’s amendment by Deed No. 104 dated June 30, 2010 of Fathiah Helmi, S.H., Notary in Jakarta, “PT Bank Eksekutif Internasional Tbk” has changed its name to “PT Bank Pundi Indonesia Tbk”. Based on the Bank’s Articles of Association’s amendment by Deed No. 36 dated June 14, 2016 of Fathiah Helmi, S.H., Notary in Jakarta, “PT Bank Pundi Indonesia Tbk” has changed its name to “PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk”.
Selengkapnya di halaman BEKS →PT Sumber Energi Andalan Tbk (the Company) was established based on Notarial deed No. 6 dated September 21, 2011 of Leolin Jayayanti, S.H., notary in Jakarta. PT Sumber Energi Andalan Tbk manufactures gold jewelry such as necklaces, bracelets, rings, and pendants. The company has a factory located on a site of 18.3 Ha in the industrial estate Rungkut, Surabaya. Previously the Company's name had been changed from PT Itamaraya Gold Industry Tbk to PT Itamaraya Tbk.
Selengkapnya di halaman ITMA →