Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Jobubu Jarum Minahasa Tbk
Wilton Makmur Indonesia Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Jobubu Jarum Minahasa Tbk dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Jobubu Jarum Minahasa Tbk diperdagangkan di Rp81 (kapitalisasi pasar 324 M, volume 24 jam 5,1 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp61 (kapitalisasi pasar 823,49 M, volume 24 jam 69,43 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Jobubu Jarum Minahasa Tbk, dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (69,43 jt vs 5,1 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BEERSQMI
Kapitalisasi Pasar
324 M823,49 M
Volume
5,1 jt69,43 jt
Lot
50,98 rb694,32 rb
Perputaran
402,52 jt3,99 M
Harga Rata-rata
78,9657,5
Nilai Transaksi
402,52 jt3,99 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
8161
Volume Ekuilibrium Indikatif
2509,95 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BEER
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Jobubu Jarum Minahasa Tbk

PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (the “Company”) was established based on Notarial Deed No. 19 of Theomaris Eddy Boham, S.H., M.H., dated July 25, 2018. The Company started its commercial operations since December 2018. The majority shareholder of the Company is PT Maju Minuman Minahasa and the Company's Ultimate Beneficiary Owner (UBO) is Nico Lieke.

Selengkapnya di halaman BEER

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI