Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER) vs Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO)

Jobubu Jarum Minahasa TbkTrading
Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Jobubu Jarum Minahasa Tbk dan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.: Jobubu Jarum Minahasa Tbk diperdagangkan di Rp84 (kapitalisasi pasar 296 M, volume 24 jam 406,44 jt), sedangkan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. diperdagangkan di Rp350 (kapitalisasi pasar 10,62 T, volume 24 jam 49,19 jt). Perbedaan utamanya: Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. jauh lebih besar — sekitar 35,9× kapitalisasi pasar Jobubu Jarum Minahasa Tbk, dan Jobubu Jarum Minahasa Tbk lebih aktif diperdagangkan (406,44 jt vs 49,19 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BEERSIDO
Kapitalisasi Pasar
296 M10,62 T
Volume
406,44 jt49,19 jt
Lot
4,06 jt491,85 rb
Perputaran
36,45 M17,27 M
Harga Rata-rata
89,67351,03
Nilai Transaksi
36,45 M17,27 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
84350
Volume Ekuilibrium Indikatif
45,13 rb17,56 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BEER
Lihat detail
SIDO
Lihat detail

Tentang Jobubu Jarum Minahasa Tbk

PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (the “Company”) was established based on Notarial Deed No. 19 of Theomaris Eddy Boham, S.H., M.H., dated July 25, 2018. The Company started its commercial operations since December 2018. The majority shareholder of the Company is PT Maju Minuman Minahasa and the Company's Ultimate Beneficiary Owner (UBO) is Nico Lieke.

Selengkapnya di halaman BEER

Tentang Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (the Company) domiciled in Semarang, was established based on the Notarial deed No. 21 dated March 18 1975 made in presence of Kahirman Gondodiwirjo, S.H., Notary in Semarang. Initial venture company herbal medicine industry, stems from a domestic industry that is managed by Mrs. Rahkmat Sulistio in 1940 in Yogyakarta, assisted by three employees. A large demand for herbal medicine is more practical packaging, encouraging produced herbs in powder form. Processing of herbal medicine in 1951 moved from Yogyakarta to Semarang with a simple company was founded under the name Sido Muncul, located on Jl. Mlaten Trenggulun, Semarang. In 1970 established CV Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul. Then in 1975, business form herbal medicine industry transformed into Perseroan Terbatas under the name of PT Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul Tbk (The Company).

Selengkapnya di halaman SIDO