Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Jobubu Jarum Minahasa TbkTrading
Sumi Indo Kabel Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Jobubu Jarum Minahasa Tbk dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Jobubu Jarum Minahasa Tbk diperdagangkan di Rp81 (kapitalisasi pasar 324 M, volume 24 jam 5,1 jt), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp555 (kapitalisasi pasar 679,32 M, volume 24 jam 19,8 rb). Perbedaan utamanya: Sumi Indo Kabel Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Jobubu Jarum Minahasa Tbk, dan Jobubu Jarum Minahasa Tbk lebih aktif diperdagangkan (5,1 jt vs 19,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BEERIKBI
Kapitalisasi Pasar
324 M679,32 M
Volume
5,1 jt19,8 rb
Lot
50,98 rb198
Perputaran
402,52 jt10,95 jt
Harga Rata-rata
78,96553,03
Nilai Transaksi
402,52 jt10,95 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
81555
Volume Ekuilibrium Indikatif
25071

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BEER
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Jobubu Jarum Minahasa Tbk

PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (the “Company”) was established based on Notarial Deed No. 19 of Theomaris Eddy Boham, S.H., M.H., dated July 25, 2018. The Company started its commercial operations since December 2018. The majority shareholder of the Company is PT Maju Minuman Minahasa and the Company's Ultimate Beneficiary Owner (UBO) is Nico Lieke.

Selengkapnya di halaman BEER

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI