Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) vs Sekar Bumi Tbk. (SKBM)

Estika Tata Tiara TbkTrading
Sekar Bumi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Estika Tata Tiara Tbk dan Sekar Bumi Tbk.: Estika Tata Tiara Tbk diperdagangkan di Rp260 (kapitalisasi pasar 2,16 T, volume 24 jam 11,35 jt), sedangkan Sekar Bumi Tbk. diperdagangkan di Rp550 (kapitalisasi pasar 1,02 T, volume 24 jam 354,8 rb). Perbedaan utamanya: Estika Tata Tiara Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Sekar Bumi Tbk., dan Estika Tata Tiara Tbk lebih aktif diperdagangkan (11,35 jt vs 354,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BEEFSKBM
Kapitalisasi Pasar
2,16 T1,02 T
Volume
11,35 jt354,8 rb
Lot
113,53 rb3,55 rb
Perputaran
2,98 M202,25 jt
Harga Rata-rata
262,47570,03
Nilai Transaksi
2,98 M202,25 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
260550
Volume Ekuilibrium Indikatif
14,48 rb200

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BEEF
Lihat detail
SKBM
Lihat detail

Tentang Estika Tata Tiara Tbk

PT Estika Tata Tiara Tbk (“The Entity”) was established based on Notarial Deed of Roberta Purba, S.H., No. 02 dated February 1, 2001. The majority shareholders (parent entity) of the Entity are PT Tiga Tunggal Adimulya

Selengkapnya di halaman BEEF

Tentang Sekar Bumi Tbk.

PT Sekar Bumi Tbk. ("hereinafter called the Company") was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law No.6 year 1968, juncto No.12 year 1970 based on the notarial deed No. 42 dated April 12, 1973 of Djoko Supadmo, SH, notary in Surabaya. PT Sekar Bumi Tbk is an Indonesia-based manufacturing company. It operates plants to process maritime, farming and animal husbandry products. The Company has seven subsidiaries, which are engaged in the production of frozen food, cashew nut oil and animal feed. Headquartered in Surabaya, Indonesia, the Company also operates production facilities in Sidoarjo and Denpasar, as well as fish ponds in Bone and Mare in Sulawesi island.

Selengkapnya di halaman SKBM